Jodoh? Ah Sudahlah

Ketika usia bertambah, ada doa yang sama setiap tahunnya “… dan enteng jodoh”. Ya itu dia ‘Jodoh’. Satu kata yang entah bagaimana bisa menemukannya. Tidak membahas sepasang atau sejoli, tapi sehidup semati. Sulit untuk dicerna, tapi beginilah adanya, ‘Jodoh’ memang sulit dicari, ketika satu pihak berkata ‘Iya’ sedangkan di pihak lain berkata ‘tidak’, itu sebuah penolakan yang tersirat ‘Kamu bukan jodohku’. Mengecewakan dan sakit.

Berharap  cerita hidup ini seperti drama korea yang penuh rintangan  dengan akhir yang bahagia. Mungkinkah ketika di halte bus seseorang bertanya “Maaf, sekarang sudah pukul berapa?” dan seketika pertanyaan singkat itu menjadi awal dari Love Story?. Itu mungkin? Ini kehidupan nyata, takdir jalannya. Sekarang tepat 16 Februari, usiaku bertambah. 23 tahun bukan usia remaja lagi. Beberapa pertanyaan yang enggan memberikan jawabannya sering terdengar di telingaku. Percayalah, jawaban itu ada ketika ada kepastian yang jelas.Malu karena tak laku? Bukan seperti itu, hanya saja memang mereka belum bersedia berkomitmen. Dan aku menunggu.

Bulan ini adalah bulan bahagia buat adikku, dia akan menikah. Aku dan adik perempuanku hanya selisih satu tahun. Jodohnya lebih dulu datang dibandingkan aku. Kata orang-orang dahulu melangkahi kakak menikah itu pamali apalagi perempuan. Menurutku, itu tidak masalah karena jodoh adalah rejeki dari Sang Pencipta, kenapa harus ditolak Cuma waktu dan tempatnya saja yang berbeda. Dia dipertemukan lebih dulu. Aku bahagia, ini tangisan bahagia.Orang-orang mulai mengangkat topik tentang diriku. Tidak masalah buatku. Ini takdir, datang terlambat bukan berarti tidak akan datang kan? Amin.

07.15 pagi di hari Senin. Tas, laptop dan beberapa dokumen penting yang menungguku di dalam mobil sembari aku mengambil ponselku yang tertinggal di meja makan. Udara pagi yang masih segar. Segerombolan anak-anak kecil bersepeda menuju sekolah, suara mereka riuh dan bersemangat. I love Monday.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s